SAYA ADALAH PEREMPUAN

Foto saya
P = Perempuan itu adalah makhluk ciptaan dan hasil kreasi dari SANG PENCIPTA I = Ia diciptakan dengan penuh keindahan oleh Tuhannya P = Perempuan itu telahir dengan nama SYLVIA NATALIA. Tidak akan mengubah dunia, namun mewarnai kehidupan sekitarnya dan berharap menjadi terang bagi dunia I = Ia mungkin tidak istimewa, namun ia selalu berusaha berusaha mengistimewakan orang lain Ah... terserah orang mo bicara apa tentang perempuan ini.. yang penting.. dia adalah dia.. .. dan dia akan tetap menjadi dia...

Kamis, 13 Maret 2008

KUNTILANAK 3 , NGGAK SESERU YANG DIPERKIRAKAN



HARI INI, Kamis 13 Maret 2008 aku nonton pilem yang beberapa lalu kutunggu-tunggu. Kuntilanak 3. Film bergenre Horor basutan sutradara Rizal Mantovani dan dimainkan oleh Julie Estelle ini boleh dibilang agak mengecewakan. Nggak seperti film terdahulunya.. Kuntilanak 1 dan 2. Film ini bener-bener menjadi setipe dengan film-film Indonesia (horor) lainnya yang ngambang di endingnya.. alias NDAK JELAS...!!!

Padahal di 2 film terdahulunya, bener-bener membuat saya jadi penasaran dengan jalan cerita yang nggak seperti film horor laennya yang nggak masuk akal. Film ini lebih menceritakan kuntilanak "makhluk halus" sebagai suatu "simpanan" dari suatu keluarga yang mempunyai mandat / wangsit untuk mempertahankan kekuasaannya. Bukan seperti film horor lainnya yang menampilkan "penampakan" yang nggak jelas

Sayang beribu sayang, film ini ber-ending yang tidak sesuai. Ketegangan dan jalan ceritanyapun tidak sebagus film sebelumnya...

Ada apa nih mas Rizal Mantofani?? keilangan ide cerita or memang endingnya sengaja dibuat ngambang??

Read More......

Senin, 03 Maret 2008

DUKUNG DEMPO BAND DI AJANG JINGLE DARE INDOMIE : KETIK IJD(SPASI)MLG KIRIM KE 3949

Read More......

Sabtu, 01 Maret 2008

TIPS MENJAGA DAN MEMBINA HUBUNGAN YANG BAIK (DALAM CINTA)

Postingan ini sih sebenarnya request dari Bakpao.. Setelah dia protes katanya postingan sebelumnya yang Bagaimana Menjadi Pria Idaman itu kesannya Pipia banget… woloh..woloh.. huahahahaha.. emang ta, Pao?? Ya.. ya..ya.. mungkin itu pipia banget, mangkanya kubilang disana kemungkinan ini subjektif.. hanya pemikiranku aja. Ya maaph, bro… xixixixi…
Kalo tips menjaga dan membina hubungan sih sebenernya dia tuh yang harusnya lebih jago..  How to create good relationship in love, pao?
Yah.. yah. Ini mungkin lagi-lagi pandangan subjektif dari seorang pipia.Menurutku menjaga dan membina hubungan baik itu :
1. Saling mengerti dan memahami
Sepertinya standart banget ya.. emang kok.. standart dan simple.. tapi, apakah mungkin itu bisa selalu dilakukan? . Pria dan Perempuan katanya diciptakan dari planet yang berbeda. Pria dari Mars dan Perempuan dari Venus. Mangkanya, pola pikir dan tingkat pemikiran dalam menghadapi masalah pasti berbeda. Pria cenderung untuk mengeneralisasi segala sesuatu sedangkan perempuan lebih detail.
Hal itulah yang kadang membuat kesan pria lebih terkesan “menggampangkan” dan perempuan terkesan “melebih-lebihkan” . Karena Memang perempuan lebih jago untuk menggunakan perasaan sedangkan pria lebih menggunakan logika. Kalau dipikir-pikir gimana bisa nyambungnya?? Pasti bisalah asal perlu adanya :
2. Keterbukaan dan Kejujuran
Keterbukaan dan kejujuran sangat penting dalam membina suatu hubungan. Jangan pernah menutupi apa yang perlu pasangan ketahui, apalagi berbohong. Mungkin awalnya sih dari kebohongan-kebohongan kecil. Misalnya, pulang kerja bukannya langsung pulang tapi mampir ke warnet dan ngakunya lembur.. (Lah.. kalo emang kerjanya di warnet gimana dunk.. huahahahaha) … Dari kebohongan kecil yang menjadi kebiasaan bisa menjadi kebohongan besar yang membuat ketagihan loh.Yah.. biar nggak ada kebohongan dan bisa saling terbuka harus ada yang namanya :
3. Percaya
Rasa saling percaya ini yang sulit banget dilakukan…Kadang-kadang sebagai manusia punya kekurangan untuk tidak mudah percaya kepada orang lain, meskipun itu pasangannya sendiri.. Setiap orang mempunyai kecenderungan untuk paranoid ketika harus mempercayai orang lain. Terutama, ketika kepercayaan itu pernah “tersalahi”.. Ehm… so untuk itu setiap pasangan kudu bisa :
4. Komunikasi
Menurut ilmu yang kupelajari selama 3,5 tahun di bangku kuliah ini. Komunikasi merupakan kunci yang paling top dalam usaha membina dan menjaga hubungan. Kalau nggak ada komunikasi, gimana hubungan bisa berjalan? Ungkapkan apa yang ingin dan tidak ingin Anda berdua lakukan dalam menjalin hubungan. Tapi, jangan terlalu ideal. Biarkan semuanya berjalan apa adanya. Yang pasti, komunikasi tetap berjalan, smuanya akan ikut berjalan dengan baik kok. Yang pasti harus bisa :
5. Terimalah pasangan apa adanya
Jangan pernah membandingkan pasangan dengan pria/wanita lain. Kalau memang sudah terikat suatu komitmen dalam hubungan ini.. terimalah dirinya apa adanya.. Jangan pernah memikirkan “Seandainya pasanganku seperti ……. “ Kadang hal ini bisa menimbulkan perselingkuhan batin loh.. hehehehe.. Tapi.. Bukan berarti menutup diri untuk menerima kritikan loh. Tau bataslah intinya dan jangan pernah berusaha mengubah pasangan menurut gambaran yang kita inginkan. Biarlah dia menjadi dirinya sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Bukanlah sangat indah kalau kita bisa menyatukan perbedaan??

Pao… apalageee???? Hihihihi.. dah keabisan bahan nih…Ayo… elu kan pakarnya, pao.. kasih saran juga dunk.. apaan nih?? Pipia sets mode bingung : + on (Saia udah keabisan bahan buat nyindir nih.. lagian yang mau disindir blom tentu baca …. xixixixixi..)


Read More......

Kamis, 28 Februari 2008

SETIAP MANUSIA DICIPTAKAN SEBAGAI PRIBADI YANG UNIK

Inget – inget sharing ma seorang temen nih. Kalo dalam menghadapi sesuatu hal yang mungkin sama, setiap orang pasti punya perbedaan sikap dalam memandang hal tersebut.
Tingkat pemahaman, tingkat penerimaan diri dalam masalah tersebut, ataupun dalam hal menghadapinya, setiap orang pasti punya padangan dan pemikiran yang berbeda.


Misalnya saja :
Seorang ibu memarahi kedua anaknya , sebut saja Buyung dan Upik , karena memecahkan vas bunga kesayangannya saat bermain.
Memang, saat itu ibu memarahi mereka diwaktu dan tempat yang bersamaan.
Tapi, penerimaan kedua anak itu atas marah sang Ibu belum tentu sama.
Si Buyung mungkin santai saja. Masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Mental dan nggak berbekas.
Tapi, apa benar Si Upik akan merasakan hal yang sama?
Bisa jadi upik akan memendam dalam hati dan merasa takut atau sakit hati dengan perlakukan ibunya.
Si Buyung mungkin saja bisa berkata “Gitu aja kok dimasukkan hati”

Eit.. jangan salah.. jangan pernah mengeneralisasikan apa yang kamu rasakan dengan perasaan orang lain. Sebab setiap orang punya tingkat kepekaan yang berbeda. Pengalaman dan masa lalu yang berbeda . Yang biasa disebut dengan Luka Batin.
Bagimu mungkin hal tersebut sepele, tapi bagi orang lain mungkin itu menjadi luka yang dalam. Luka Batin biasanya timbul dari trauma dari masalalu yang belum tersembuhkan. Sehingga, dapat mempengaruhi pola perilaku di masa mendatang. Karena itu berhati-hatilah dalam bersikap dan berperilaku terutama anak kecil.

Contoh nyata nih.. Jujur, dari kecil tubuhku ini selalu montok hehehehehe.. dan seringkali orang mengatakan “Gendut..gendut..” Hmmm.. mungkin bagi orang lain itu guyonan sekedar lucu –lucuan.. tapi, apa dampaknya bagiku?? Yah.. sampai sekarang aku kurang bisa mengolah rasa percaya diriku.. Penerimaan diriku sangat kurang, terutama jika berhadapan dengan orang yang mungkin kurasa lebih “high” (dalam artian mungkin dari segi kecerdasan or penampilan). Mungkin saja orang itu tidak berpikii seperti itu, namun perasaan itu kadang tidak terkontrol dan muncul begitu saja. Itulah yang dinamakan dengan Luka Batin. Dan setiap orang mempunyai proyeksi diri yang berbeda dalam perjuangan untuk menerima luka batin itu

Perkataan “nakal, bodoh, dungu “ itu ternyata cukup manjur untuk bisa membuat seorang anak menanamkan dalam pikiraannya bahwa dia memang seperti itu. Tentu saja proyeksinya akan berbeda. Mungkin ada yang memproyeksikan diri sebagai anak yang nakal atau malah anak yang tidak percaya diri.

Pahamkah? Oleh Karena itu.. jangan pernah untuk memandang sepele pribadi orang lain, memandang sepele masalah orang lain.. dan hargailah orang lain seperti apa adanya dirinya. Karena setiap orang adalah pribadi yang unik.. Selamat berjuang untuk menjadi seorang teman ya….

Read More......

TIPE PRIA YANG DISUKAI PEREMPUAN (sebagai Suami)

Entah kenapa pagi ini.. disaat sakit gigi melanda (ceilah..) tiba2 terinspirasi buat share about tipe pria yang jadi idaman perempuanEmang rada subjektif sih.. mungkin nggak smua perempuan berpikiran yang sama.. Bisa jadi ini cuma pikiranku aja.. Tapi kurang lebih beberapa persen perempuan akan mempunyai pikiran yang sama denganku..

Tipe Pria yang disukai perempuan (sebagai suami):
1. Sabar tapi Tegas (Bisa diandalkan sebagai Kepala Rumah tangga)
2. Bertanggungjawab (Harus !!)
3. Dewasa dalam artian bisa menempatkan diri dalam situasi dan kondisi yang tepat
4. Mau memahami dan mengerti (saling mengerti) apa yang diharapkan pasangannya
5. Membuat pasangannya merasa aman dan dilindungi
6. Mapan (bukan berarti harus kaya loh..)
7. Bisa menghargai perempuan (Nggak maen tangan, nggak ada pelecehan kata-kata )
8. Setia (Harus!!)
9. Jujur (Harus !!)
10.Bisa bekerjasama dalam urusan rumah tangga (sometimes ada pria yang bahkan nggak mau tau urusan rumahtangga apapun, bahkan untuk urusan anak )

Kayaknya itu deh, yang kudu dipersiapkan para pria sebelum beralih jenjang sbagai kepala rumah tangga.. hm... mungkin standart banget.. tapi kalo bisa melakukan 6 hal saja.. itu bagus banget.. Ok, para pria.. smoga masukan ini berguna.. Buat para perempuan Nobody's perfect .. tapi.. berharap boleh kan??

Read More......

Jumat, 22 Februari 2008

SOL DO IWAK KEBO RE MI FA SOL IWAK TONGKOL

kalo inget judul diatas.. jadi inget masa kecil nih..
Sol Do iwak kebo Re Mi Fa Sol Iwak Tongkol
Mi Re Mi Re Tahu Tempe 'Nak Rasane

hIHIHI.. kira - kira anak - anak kecil jaman sekarang masih sempat ngga yah ngalami yang namanya permainan rakyat. Monopoli, Layangan, Dakonan, Bekelan, Gobak Sodor, Rumah - Rumahan, dsb?

Kadang aku merasa beruntung mengalami masa- masa itu... Bisa kenal banyak orang, kehidupan sosial sepertinya lebih terjamin.
Kalo dibandingkan dengan anak jaman sekarang yang mayoritas hanya mengenal permainan - permainan elektronik (terutama di daerah perkotaan) yang membuat kehidupan sosial mereka menjadi tidak terlalu bagus.

Insting sosialnya tidak peka,dan membuat mereka (anak-anak sekarang) menjadi egois dan menjadi tidak mampu utnuk beradaptasi.

Bukan men-judge sih.. ini hanya pemikiran berdasarkan kenyataan yang belakangan aku alami dengan murid -muridku

Suatu saat, aku ngeliat seorang murid (cowok) lagi nyapu .. keliatan skali dari gaya nyapunya .. tuh anak nggak pernah pegang sapu dan bahkan mungkin ga pernah nyapu ..hihihihi...
Iseng - iseng aja kutanya "Nak, kok nyapunya gituh.. hayo... ndak pernah nyapu ya? "
Oh Mi God... !! jawabannya buat aku syok.. "Nggak pernah lah, Bu.. wong saya bukan pembantu.. Nyapu kan pekerjaannya pembantu"

Oalah rek.. rek... kok gitu ya pemikirannya.. apa ini karena pengaruh jaman yang semakin instan? sudah nggak adakah kepedulian anak sekarang terhadap lingkungan sosial??

Gimana ya generasi 5 tahun mendatang?????

Read More......



Bahan :
150 gram mi telur, rebus, tiriskan, goreng, remahkan

bahan saus:
2 siung bawang putih, memarkan
1/2 buah bawang bombay, iris panjang
1 cm jahe, cincang
100 gram daging giling
100 gram jamur merang, belah dua
50 gram kapri, siangi

2 sendok makan saus tiram
1/2 sendok makan kecap ikan
1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh merica bubuk
1/4 sendok teh gula pasir
750 ml air
2 sendok makan tepung sagu dan 2 sendok makan air, larutkan untuk pengental
1 butir telur, kocok lepas
1 sendok makan minyak untuk menumis


CARA MEMBUAT :

Tumis bawang putih, bawang bombay, dan jahe sampai harum. Tambahkan daging giling. Aduk sampai berubah warna.

Masukkan jamur merang, kapri, saus tiram, kecap ikan, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata.

Tuang air. Didihkan. Kentalkan dengan larutan tepung sagu. Masak sampai meletup-letup. Tambahkan kocokan telur. Aduk sampai berambut.

Sajikan mi dengan siraman saus.

untuk 4 porsi

Read More......

PONSEL PENGARUHI KUALITAS SPERMA?

Dampak negatif dari radiasi telepon selular kembali mendapat sorotan. Kali ini, sebuah riset mengklaim penggunaan ponsel yang berlebihan dapat mempengaruhi kualitas sperma.

Kaitan penggunaan ponsel dan kualitas sperma diungkap oleh para ahli melalui riset pendahuluan di Cleveland Clinic, Amerika Serikat. Dengan melibatkan 361pasien klinik, peneliti menemukan bahwa semakin lama pria menggunakan ponsel setiap hari, semakin menurun jumlah sel sperma dan semakin besar pula prosentase jumlah sperma abnormal.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Fertility and Sterility ini merupakan fakta lain yang mempertanyakan dampak potensial penggunaan ponsel atau alat-alat nirkabel terhadap kesehatan. Beberapa riset sebelumnya kerap menghubungkan radiasi ponsel dengan timbulnya gangguan kesehatan seperti penyakit susah tidur atau tumor otak. Walau begitu, ada pula riset lainnya yang tidak menemukan hubungan ponsel dengan problem kesehatan.

Yang menjadi kekhawatiran selama ini adalah energi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan ponsel secara teoretis dapat mempengaruhi sel-sel tubuh. Apalagi juga digunakan dalam waktu lama, ponsel dikhawatirkan mengganggu jaringan dengan cara merusak DNA.

Tetapi temuan para ahli di Cleveland ini tidak memberikan bukti bahwa radiasi ponsel dapat merusak sperma. "Hasil penelitian kami menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara penggunaan ponsel dengan penurunan kualita semen. Namun begitu, ini tidak membuktikan adanya hubungan sebab akibat," ungkap pimpinan riset, Dr Ashok Agarwal.

Dalam penelitiannya, Agarwal beserta tim meneliti sampel semen dari 361 pria yang mengunjungi klinik infertilitas selama sekitar setahun. Peneliti juga mengadakan semacam kuisioner kepada seluruh partisipan untuk menanyakan soal kebiasaan menggunakan ponsel.

Secara umum, peneliti menemukan bahwa jumlah dan kualitas sel sperma cenderung menurun seiring meningkatnya jumlah waktu penggunaan ponsel. Pria yang dalam kuisioner mengaku menggunakan ponsel rata-rata empat jam sehari tercatat memiliki rata-rata jumlah sel sperma terendah serta jumlah sel normal/aktif terendah.

"Kami mengasumsikan dari hasil penelitian ini bahwa penggunan ponsel yang berlebihan berhubungan dengan rendahnya kualitas semen," kata Agarwal. Tetapi apakah ponsel dapat secara langsung mempengaruhi kesuburan pria masih belum jelas.

Agarwal mengatakan, timnya juga saat ini tengah melakukan dua riset lanjutan untuk mempertegas asumsi tersebut. Pada riset pertama, peneliti menyinari sampel semen dengan radiasi elektromagnetik dari ponsel untuk melihat dan mengetahui dampak apa yang akan terjadi.

Sedangkan pada riset kedua, peneliti akan meneruskan riset awal dengan melibatkan jumlah pria yang lebih banyak. Menurut Agarwal, riset ini juga akan memperhitungkan faktor lain yang akan mempengaruhi seperti gaya hidup (lifestyle) serta risiko yang berhubungan dengan pekerjaan yang dapat mempengaruhi kualitas sperma.



source : http://www.kompas.co.id

Read More......